ch

Diberdayakan oleh Blogger.
Posted by Edy

TUTORIAL LAYOUT PETA DI ARCMAP

Membuat Layout Peta dengan menggunakan Layout View Pada tahap sebelumnya anda telah bekerja pada data view

Layout
Posted by Edy

Melakukan Pemetaan di OpenStreetMap

Apa itu OpenStreetMap?? Bagi masyarakat awam, Yaaaa itulah pertanyaan yang muncul ketika pertama kali mendengar OpenStreetMap (OSM). Namun teman-teman yang sudah familiar dan berkecimpung di pemetaan entah itu praktisi

OSM
Posted by Edy

Quantum GIS Open Source Untuk GIS

Quantum GIS sendiri merupakan software yang berbasis open source (tidak memerlukan lisensi). Pada quantum GIS dapat dilakukan proses pengolahan data baik itu spasial maupun non spasial.

QGIS

widget

Kamis, 15 Januari 2015

Download Global Mapper V 16


Perbaikan dari Global Mapper V 16
  • Secara signifikan mengurangi waktu proses yang diperlukan untuk operasi seperti generate kontur, banyak pembaruan yang signifikan dan alat-alat baru untuk bekerja dengan data 3D
  • Grafik dan charting alat-alat baru, berguna untuk vektor dan raster analisis
  • Ditambahkan pilihan untuk mengekspor lapisan dipilih dari Control Center
  • Diperbarui kumpulan data terrain seluruh dunia ASTER GDEM v2 untuk resolusi yang lebih tinggi dan server jauh lebih cepat



Untuk lebih lengkapnya Lihat  di Global Mapper.


Jumat, 03 Oktober 2014

Pembuatan dan Analisis Peta Terdampak Bencana Banjir Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar

Banjir merupakan bencana alam paling sering terjadi, baik dilihat dari intensitasnya pada suatu tempat maupun jumlah lokasi kejadian dalam setahun yaitu sekitar 40% di antara bencana alam yang lain, Masalah banjir menjadi suatu permasalahan yang hingga kini masih menghantui masyarakat di beberapa wilayah yang menjadi langganan banjir di Indonesia tak terkecuali Kota Makassar. Banjir Kota Makassar merupakan suatu permasalahan yang sangat komplek, dan cenderung menjadi sebuah fenomena alam yang sering terjadi di setiap datangnya musim penghujan. Kecamatan Tamalanrea adalah salah satu kecamatan yang sering menjadi langganan banjir di kota makassar, disini saya akan melakukan pembuatan peta dan analisis bangunan terdampak banjir dengan menggunakan plugins InaSAFE di QGIS. 

Apa itu InaSAFE? InaSAFE adalah sebuah perangkat lunak gratis yang menghasilkan skenario dampak bencana alam untuk perencanaan, persiapan, dan aktivitas respon yang lebih baik. Perangkat lunak ini menyedikan cara yang sederhana namun teliti untuk mengkombinasikan data dari ilmuwan, pemerintah daerah, dan komunitas untuk menyediakan wawasan mengenai kemungkinan dampak dari kejadian bencana di masa depan (Modul.Pemahaman Tentang InaSAFE).

InaSAFE mula-mula dipikirkan dan dikembangkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indonesia dan Australian Agency for International Development, melalui Australia-Indonesia Facility for Disaster Reduction (AIFDR), World Bank - Global Facility for Disaster Reduction and Recovery (World Bank- GFDRR).

InaSAFE adalah sebuah proyek Free and Open Source Software (FOSS), diterbitkan di bawah GPL V3 license. Sehingga Anda bisa mengunduhnya dengan gratis, membagikannya dan (jika Anda suka) memodifikasinyaAda 3 hal penting pada InaSAFE pertama ancaman (Hazard), kedua keterpaparan (Exposure) sebagai masukan (input) dan ketiga hasil analisis yang di hasilkan adalah dampak (output), (http://inasafe.org/id/).

Sebelum masuk dalam pembuatan peta bangunan dan penduduk terdampak banjir harus sediakan dulu data Exposure (Bangunan dan Jalan) dan data Hazard agar dapat di olah di plugins InaSAFE. Bila belum memiliki data Exposure tersebut download datanya di OpenStreetMap. Terdapat 2 cara untuk mendownload data-data OpenStreetMap, pertama di link berikut (klik) dan cara kedua di link berikut (klik) masing-masing punya kelebihan dan kekurangan untuk di cara pertama mendownloadnya hanya bisa Indonesia keseluruhan sementara cara yang kedua adalah kita bisa memilih wilayah yang lebih sempit sesuai keinginan kita (Tutorial Lengkap  Cara Memperoleh DataOSM).
Kemudian setelah data Exposure sudah ada maka berikutnya adalah data Hazard, disini saya memperoleh data Hazard banjir dan administrasi Kecamatan Tamalanrea kota makassar dari BPBD Kota Makassar.
Adapun data-data yang diperlukan diantaranya:
  1. Peta administrasi Kecamatan Tamalanrea (diperoleh dari Peta Digital BPS)
  2. Data Exposure (Bangunan dan Jalan) (diperoleh dari OpenStreetMap)
  3. Data Hazard Banjir (diperoleh dari RTRW Kota Makassar, BPBD Makassar)
Setelah semua data yang diperlukan sudah ada barulah kita masuk dalam proses analisisnya, hasil akan terlihat jumlah bangunan yang terdampak banjir dan yang tidak terdampak banjir.
berikut ini hasil analisis dari plugins InaSAFE peta dan tabelnya:



 (Peta dan Tabel Analisis Menggunakan Plugins InaSAFE)

Dari hasil diperoleh bahwa bangunan yang berwarna merah adalah bangunan terdampak banjir yang mencapai 2.153 bangunan  dari total 14.454 bangunan yang ada di Kecamatan Tamalanrea, sementara bangunan yang berwarna hijau adalah bangunan yang tidak terdampak banjir.

(Peta Bangunan Terdampak Banjir klik)


Sementara dari hasil analisis untuk Penduduk yang terdampak banjir diperoleh: 

  • Penduduk yang terkena dampak bencana banjir sebanyak 33,000 orang, 
  • Orang-orang membutuhkan evakuasi sebanyak 330 orang

Tabel di bawah ini menunjukkan kebutuhan minimum mingguan untuk semua orang mengungsi klik tabel
Kebutuhan per minggu 
  • Beras 924 [kg]
  • Air Minum 5775 [liter]
  • Air Bersih 34,650 [liter] 
  • Family Kits 66
  • toilet yang di butuhkan sebanyak 17 

beserta pertanyaan tindakan yang akan kita lakukan
  1. Bagaimana peringatan disebarluaskan?
  2. Bagaimana kita akan mencapai orang terdampak?
  3. Apakah kita memiliki barang-barang bantuan yang cukup?
  4. Jika ya, di mana mereka berada dan bagaimana kita akan mendistribusikannya?
  5. Jika tidak ada, di mana kita bisa mendapatkan barang-barang bantuan tambahan dari dan bagaimana kita akan mengangkut mereka ke sini? 


 (Peta dan Tabel Analisis Menggunakan Plugins InaSAFE)

(Peta Penduduk Terdampak Banjir klik)


Kamis, 10 Juli 2014

Melakukan Pemetaan di OpenStreetMap


       Apa itu OpenStreetMap?? Bagi masyarakat awam, Yaaaa itulah pertanyaan yang muncul ketika pertama kali mendengar OpenStreetMap (OSM). Namun teman-teman yang sudah familiar dan berkecimpung di pemetaan entah itu praktisi, penggiat, pemerhati GIS tidak asing lagi mendengar OSM atau bahkan mungkin sudah menggunakan data OSM untuk keperluan pribadi. Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat diberbagai sektor membuat segala aktivitas pekerjaan mengarah pada sistem komputerisasi, tak pelak kebutuhan informasi merupakan sebuah kebutuhan pokok di jaman modernisasi seperti ini, Segala kemudahan yang tak lagi mengandalkan komputer (laptop) semata dalam mengakses data namun hanya perlu smartphone yang super canggih. 

Kembali dari pertanyaan di atas OpenStreetMap adalah sebuah proyek berbasis web untuk membuat peta seluruh dunia yang gratis dan terbuka, dibangun sepenuhnya oleh sukarelawan dengan melakukan survey menggunakan GPS, mendigitasi citra satelit, dan mengumpulan serta membebaskan data geografis yang tersedia di publik (Sumber). Dari pengertian diatas jelas bahwa semua data gratis dan terbuka untuk umum jadi siapapun bisa bergabung melakukan pemetaan mengedit, menginput, atau bahkan mendownload data OpenStreetMap. 

OpenStreetMap ini  berada Dibawah lisensi Open Data Commons Open Database License (ODbL) :

Bebas berbagi: menyalin, mendistribusikan dan menggunakan database.  

Bebas mencipta: menghasilkan produk dari database. 
Bebas mengadaptasi: memodifikasi, mengubah bentuk dan membangun dari database,dengan catatan tetap Mencantumkan OpenStreetMap sebagai sumbernya, memiliki lisensi yg sama dan tetap terbuka

OSM, digambarkan sebagai "Wikipedianya peta, " yaitu tersedia mekanisme di mana relawan atau siapapun dapat berkontribusi langsung mengedit data geografis untuk membuat peta yang lebih akurat, terperinci, dan up-to-date. Hal ini terjadi karena ada 1,6 juta yang terdaftar editor OSM yang terus-menerus membuat update peta di seluruh dunia. Suntingan ini diterbitkan setiap menit, sehingga peta yang seringkali lebih rinci dan lebih up to date dari pada peta komersial bahkan ada wilayah yang lebih lengkap ketimbang dengan google maps meski tidak dipungkiri tidak semua wilayah juga sudah tercover dengan data OpenStreetMap.

Mengingat Tidak semua wilayah di Indonesia memiliki ketersediaan data peta yang cukup baik, maka peran penting dari komunitas dan relawan OpenStreetMap di sini sangat diperlukan, termasuk bila anda yang belum bergabung untuk turut andil memetakan setiap bangunan yang ada. Namun tentunya dengan penuh rasa tanggung jawab, lebih baik kosongkan attribut bangunan atau jalan yang di petakan (digitasi) ketimbang menamainya namun asal-asalan dan keliru.

Contoh kasus di sini saya akan melakukan pemetaan di daerah perbatasan Kota Makassar dan Kab.Maros. Tentu alat yang wajib tersedia adalah GPS & kertas. untuk mencatat informasi Jalan, Nama bangunan, atau tempat-tempat umum lainnya. Karena saya pribadi tidak memiliki GPS garmin dan sejenisnya saya pun memanfaatkan GPS bawaan Hp, ini pun bisa menjadi pengganti alternatif garmin, dengan bantuan aplikasi Osmtracker. Sebenarnya tanpa GPS pun kita bisa melakukan survey dilapangan bagaimana mungkin?? Yaaa mungkin saja, namanya adalah Fieldpapers cara kerja Fieldpapers ini adalah adanya barcode yang memberikan informasi lokasi atau dengan kata lain sebagai pengganti kordinat lintang bujur, Barcode ini memungkinkan Field Papers untuk menentukan lokasi pasti dari peta yang Anda gunakan untuk survei. Namun pada kesempatan kali ini saya tidak menggunakan Fieldpapers karena beberapa hari yang lalu website Fieldpapers (disini) sempat mengalami masalah.

Adapun cara menggunakan aplikasi OSMtracker
  1. Bila anda belum memiliki aplikasi OSMtracker download disini [APK, atau PlayStore]
  2. Sebelum menjalankan Aplikasi OSMtracker jangan lupa aktifkan terlebih dahulu Satelite GPS
  3. Kemudian Jalankan Aplikasinya di Android anda 
  4.  Akan Muncul Layar seperti pada gambar di bawah klik yang bertanda +
  5.  Maka proses pencarian signal masih berlangsung sehingga tidak ada tools yang bisa terklik
  6. Setelah signalnya ada OSMtracker akan memunculkan accuracy: bersamaan dengan itu OSMtracker siap digunakan dan merekam data 
  7. Pilih Track jika ingin melakukan Tracking, pilih point sesuai attribute dilapangan

Minggu, 23 Maret 2014

Download Global Mapper version 15 + Patch

Setelah sekian lama tidak update di BLOGnya Geo’s Poseidon (sebutan untuk Prodi Geografi UNM 2010), kali ini saya akan membagikan software yang cukup familiar yakni Global Mapper v 15 rilisan terbaru dari produknya, setelah beberapa saat yang lalu saya juga sempat membagikan Download Global Mapper v 14+crack yang ternyata bisa menduduki halaman pertama om Google. Meski global mapper ini adalah salah satu software yang berlicense namun di sini saya tidak akan menyuruh anda untuk membelinya mahal-mahal saya hanya ingin berbagi kepada mereka yang membutuhkanya. Apakah itu mahasiswa seperti saya, praktisi GIS atau siapa saja yang pastinya sama dengan saya tak cukup uang untuk membelinya. Kita tidak akan mampu berkembang mencerdaskan SDM jika semuanya harus dengan uang, Bukanya saya tidak menghargai si pembuat produk ini tapi saya senangnya berbagi karena berbagi itu indah. Berikut ini penjelasan sedikit tentang Global Mapper ini.

Global Mapper adalah sebuah aplikasi GIS yang terjangkau dan mudah digunakan Pengolahan data yang menawarkan akses ke berbagai data spasial apapun bahkan tak tertandingi dan menyediakan pada  tingkat fungsionalitas GIS untuk memuaskan para profesional GIS berpengalaman dan bagi pada pemula pemetaan tentunya. Global Mapper adalah suatu software yang wajib yang harus dimiliki bagi siapa saja yang berhubungan dengan peta atau data spasial dan GIS. berikut dibawah ini adalah gambar penampakan sebagian wilayah Sulawesi bagian Selatan menggunakan data Citra ASTER

(Gambar Global Mapper v 15 yang telah Registered)

Global Mapper Menampilkan data LIDAR
Global Mapper adalah lebih dari sekedar utilitas, melainkan telah dibangun di fungsi untuk jarak dan perhitungan area, raster blending, bulu-bulu, analisa spektral, elevasi query, perhitungan garis penglihatan, perhitungan Volume cut-and-fill, serta kemampuan canggih seperti rektifikasi citra, generasi kontur dari data permukaan, analisis tampilan gudang, DAS delineasi, pemodelan kenaikan permukaan laut, dataran lapisan perbandingan, dan triangulasi dan gridding data titik 3D. Global Mapper 15, dirilis 18 September memiliki fungsionalitas baru yang besar dan merupakan yang terbesar dari produk Global Mapper sampai saat ini.

Versi 15.1 menawarkan berbagai update untuk kedua produk dasar global Mapper dan Global Mapper LIDAR Module . Dukungan baru untuk database MS SQL Server Spatial berarti bahwa global Mapper sekarang mendukung semua jenis data spasial yang tersedia. Perangkat tambahan alat profil path kuat termasuk dukungan 3D untuk profil jalan untuk menampilkan permukaan medan yang terpisah. Hal ini memungkinkan dengan mudah membandingkan permukaan beberapa dimuat lapisan medan sepanjang jalan. Rilis ini juga memiliki dukungan ditambahkan untuk menentukan sampel ketinggian dari permukaan medan grid sepanjang koridor dalam profil jalan untuk dengan mudah mendapatkan minimum, maksimum, atau rata-rata ketinggian sekitar jalan.

Persyaratan Sistem:Software Global Mapper kompatibel dengan Windows 98, Windows NT, Windows 2000, Windows ME, Windows XP (32 dan 64-bit versi), Windows Vista (32 dan versi 64-bit), Windows 7/8 (32 dan 64-bit versi), dan Windows Server 2003/2008/2012. Persyaratan sistem minimum adalah 64 MB RAM dan 100 MB ruang hard drive untuk instalasi.

Sebuah update untuk matematika Raster Calculator dirilis pada versi 15 termasuk dukungan untuk perhitungan dari elevasi lapisan jaringan. Versi ini berisi dramatis mempercepat ekspor raster / elevasi dipotong untuk wilayah yang kompleks fitur penting bagi daerah-daerah yang sangat kompleks (yaitu ratusan atau ribuan simpul) ekspor mungkin 10x lebih cepat atau bahkan lebih baik! Rilis ini juga memiliki built-in link baru ke beberapa sumber data secara online berbasis cloud, termasuk semua NASA Gibs (Global Imagery Telusuri) sumber, citra Landsat8 dan data Lidar (kelompok Lidar baru dalam dialog) dari situs web USGS EarthExplorer, dan GlobCover ESA2009 Data Sampul Land. Pembaruan termasuk setup tab atribut untuk ekspor Shapefile untuk memungkinkan menyesuaikan diekspor jenis atribut dan panjang serta banyak pembaruan lainnya.

Modul LIDAR baru dirilis dengan versi 15 memanfaatkan update 3D untuk profil jalan dan juga mencakup pilihan seleksi baru pada dialog profil jalan dengan poin Lidar ditunjukkan untuk memilih dengan menggambar poligon, dukungan untuk memuat Leica PTS file titik awan dan pilihan baru ketika bets mengkonversi ke Lidar LAS / LAZ file untuk menerapkan warna dari citra dimuat.

Berikut ini Link Downloadnya Global Mapper v 15 (laminer10science.blogspot.com)

Minggu, 03 November 2013

Download ERDAS IMAGINE 9.2

Sejak awal, Erdas Imagine telah digunakan untuk berbagai aplikasi, termasuk manajemen sumber daya, telekomunikasi, perencanaan kota alam dan pemetaan habitat. Langsung, antarmuka yang mudah-ke-menggunakan grafis produk menyajikan pengguna dengan suite kompleks peningkatan spasial bertenaga tinggi dan alat analisis. Selain itu, utilitas perangkat lunak yang luas dan termasuk yang dibutuhkan untuk melakukan tugas-tugas mulai dari koreksi geometrik dan peningkatan gambar untuk maju pengolahan dan analisis citra multispektral dan itt di 2-D dan 3-D lingkungan.
Citra jauh lebih dari gambar permukaan bumi. Ini adalah sumber berharga data yang menangkap peristiwa-peristiwa aktual pada waktu tertentu dan tempat di dunia sehingga Anda dapat mempelajari bagaimana perubahan bumi dari waktu ke waktu. Erdas Imagine memberi Anda alat untuk memanipulasi dan memahami data ini.

Sebuah Toolbox Komprehensif
Erdas Imagine adalah kumpulan luas perangkat lunak yang dirancang khusus untuk citra proses. Hal ini memungkinkan Anda untuk mengambil data dari gambar seperti seorang profesional berpengalaman, terlepas dari pengalaman atau pendidikan.
Mudah Digunakan

 
© 2016 Blogger Template powered by Blogger.com | |